FC Andorra menunjukkan dominasinya dalam laga tandang melawan Leganes dengan kemenangan telak 4-0 di Segunda División, yang dilangsungkan pada Sabtu malam di Estadio Municipal de Butarque. Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian bagi tim tamu yang tampil agresif sejak awal laga, sementara tuan rumah harus menelan pil pahit di hadapan pendukungnya sendiri.
FC Andorra membuka keunggulan di babak pertama melalui gol cepat yang dilesakkan pada menit ke-15. Gol ini memberikan dorongan moral bagi skuad asuhan pelatih Eder Sarabia, yang tampil semakin menggigit setelahnya. Meskipun Leganes berusaha mengejar ketertinggalan, berbagai peluang yang mereka ciptakan gagal dikonversi menjadi gol, membuat babak pertama ditutup dengan keunggulan 1-0 bagi tim tamu.
Memasuki babak kedua, FC Andorra semakin tidak terbendung. Mereka menambah tiga gol tambahan yang masing-masing dicetak pada menit ke-55, 70, dan 85. Serangan balik yang cepat dan taktis menjadi kunci kesuksesan Andorra dalam menundukkan pertahanan Leganes, yang tampak kewalahan menghadapi arus serangan bertubi-tubi. Kemenangan ini tidak hanya memperkokoh posisi FC Andorra di papan klasemen, tetapi juga meningkatkan moral para pemain jelang laga-laga berikutnya.
Sementara itu, bagi Leganes, kekalahan ini menjadi peringatan keras untuk segera bangkit. Kekalahan telak di kandang sendiri tentu menjadi PR besar bagi tim dan pelatih mereka, yang harus segera mencari solusi untuk memperbaiki performa. Dengan sisa pertandingan yang masih ada di musim ini, Leganes diharapkan dapat menemukan kembali ritme permainan terbaiknya demi menghindari zona degradasi.